SELAMAT DATANG DI HALAMAN WEBSITE DESA KERTAJAYA

SELAMAT DATANG DI HALAMAN WEBSITE DESA KERTAJAYA
SIAGA MELAYANI MASYARAKAT & GIAT MEMBANGUN
Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Sunday, May 09, 2010

BPS Indramayu menerjunkan 3.912 orang petugas Sensus Penduduk 2010 (SP 2010)

BPS Indramayu Terjunkan 3.912 Petugas SP2010 PDF Cetak E-mail
Kantor Biro Pusat Statistik (BPS) Indramayu menerjunkan 3.912 orang petugas Sensus Penduduk 2010 (SP 2010) yang berkerja dengan sistem kontrak mulai 1 Mei - 31 Mei 2010.
Kepala BPS Indramayu Kardono, dihubungi Senin (3/5) mengemukakan, 3.912 orang petugas SP2010 itu terbagi dalam 978 tim. Masing-masing tim  beranggotakan empat orang dibawah seorang koordinator. Pembagian tim itu kata Kardono dilakukan supaya tercapai pendataan akurat. Sehingga di antara petugas saling terjadi cross check.
SP2010 meliputi kegiatan pendataan nama, alamat, jenis kelamin, pendidikan, ketenagakerjaan, suku bangsa, kematian dan kelahiran, fasilitas kepemilikan rumah yang meliputi listrik, sanitasi, sertifikat penduduk seluruhnya mencakup 40-an item yang harus data.
Dikatakan, petugas SP2010 bekerja melalui sistem kontrak selama satu bulan terhitung mulai 1 Mei - 31 Mei 2010. Petugas SP2010 memperoleh honor Rp. 2,3 Juta per orang. Sedang koordinatornya mendapatkan honor Rp. 2,8 juta per orang. Honor akan dibayarkan melalui rekening masing-asing petugas pada bank yang ditunjuk pada akhir masa kegiatan.
Dikatakan, tujuan SP2010 adalah menghitung jumlah penduduk serta mengumpulkan informasi dasar kependudukan dan perumahan masyarakat Indonesia.
“Manfaat SP2010 adalah memperoleh informasi dasar kependudukan dan perumahan yang diperlukan untuk bahan evaluasi pembangunan  serta untuk menyusun perencanaan pembangunan kependudukan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia di masa mendatang. (Sudirman)

Thursday, December 31, 2009

Tunjangan Tetap Untuk Kuwu dan Pamong Desa Di Kabupaten Indramayu Direalisasi 2010



Tunjangan Tetap Untuk Kuwu dan Pamong Desa Direalisasi 2010

Ini merupakan berita segar bagi para Kuwu dan Pamong Desa yang ada diseluruh Kabupaten Indramayu. Setelah melalui sebuah proses perjuangan yang gigih dari segenap pengurus harian Assosiasi Kuwu Seluruh Indramayu (AKSI), akhirnya tunjangan untuk Kuwu dan Pamong Desa di Kabupaten Indramayu akan direalisasikan pada tahun 2010.

Kepastian tunjangan tersebuat akan direalisasi dijelaskan oleh Sekda Kabupaten Indramayu, H. Supendi, MSi dalam suatu rapat terbatas bersama jajaran pengurus AKSI dan jajaran dari Pemerintah Kabupaten Indramayu lainya. Dalam rapat tersebut, H. Supendi mewakili atas nama pemerintah Kabupaten Indramayu akan serius memperjuangkan agar tunjangan tetap bagi Kuwu dan Pamong desa bisa dimasukan dalam anggaran tahun 2010, namun H. Supendi juga minta pengertian dari segenap pengurus AKSI, para Kuwu dan Pamong Desa mengenai besaran tunjangan yang akan diterima nanti akan disesuaikan dengan kemampuan APBD daerah kabupaten Indramayu.

Dan sebagai tindak lanjut untuk merealisasikan tunjangan tersebut, rencananya jajaran Pemda kabupaten Indramayu bersama dengan pengurus AKSI akan melakukan studi banding ke kabupaten yang telah merealisasikan tunjangan tersebut, yaitu Kabupaten Karawang dan kabupaten Sumedang dalam waktu dekat. Maksud dari studi banding tersebut untuk mengetahui berapa besaran yang diterima oleh para Kuwu dan Pamong di kedua Kabupaten tersebut. Disamping itu tujuan studi banding tersebut dimaksudkan untuk mengetahui landasan payung hukum dari tunjangan tersebut.

Pengurus AKSI yang turut hadir dalam rapat terbatas tersebut, diantaranya Wartono, Sekum AKSI (Kuwu Majasari), H. Sutoni Yahya, Bendahara AKSI (Kuwu Arahan Kidul), dan Sukardi, ST, Media Center AKSI (Kuwu Kertanegara) mengaku salut dan bangga atas respon dari jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu yang begitu cepat tanggap dan aspiratif terhadap tuntutan dari para Kuwu se kabupaten Indramayu.

Namun, pengurus AKSI juga meminta kepada pihak Pemda Indramayu agar hasil dari rapat terbatas tersebut betul-betul bisa direalisasikan dan diimplementasikan pada tahun 2010, dan kepada seluruh Kuwu dan Pamong Desa Se Indramayu hendaknya ikut mengawal proses tersebut agar tunjangan bagi para kuwu dan pamong desa bisa dianggarkan pada pembahasan APBD tahun 2010.

Dan terakhir, dengan akan direalisasikanya tunjangan tersebut hendaknya akan semakin memacu semangat kinerja dari para Kuwu dan Pamong Desa, karena tujuan utama dari realisasi tunjangan tersebut adalah agar kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan lebih baik lagi. Disamping itu, dengan akan direalisasikanya tunjangan tetap bagi Kuwu dan Pamong Desa, menandakan bahwa selama ini AKSI Indramayu tidak tidur dan tidak mandul. Karena selama ini AKSI dalam menyampaikan aspirasi dari para Kuwu, dilakukan dengan cara yang kooperatif dan elegan. (Media Center AKSI, Sukardi,ST)

Sunday, December 13, 2009

Upaya Ciptakan Indramayu yang Religius dapat Dukungan

Ahad, 13 Desember 2009 18:25
Indramayu, NU Online

Majelis ulama Indonesia (MUI) bertekad untuk menjadi mitra dengan pemerintah kabupaten Indramayu, Jawa Barat untuk melanjutkan program "REMAJA" Religius Maju Mandiri dan sejahtera.

Ketua MUI Indramayu Kiai Ahmad Jamali di Indramayu, Ahad, mengatakan, pihaknya akan terus mendukung program pemerintah melanjutkan "REMAJA" karena program tersebut cukup mengubah kota "Mangga" dalam kehidupan sehari-hari, katanya di acara sosialisasi dan koordinasi dewan pimpinan MUI kecamatti dapat menekan peredaran minuman keras,

Menurut dia, sudah seyogyanya jika MUI mendukung visi Pemerintah Kabupaten Indramayu. Hal ini dikarenakan visi pemerintah tersebut sejalan dengan apa yang diinginkan oleh lembaga yang dipimpinnya itu. MUI memiliki visi dan misi yang hampir sama dengan Pemkab Indramayu.

"Pemkab Indramayu memiliki visi untuk menciptakan masyarakat yang religius, kami pun memiliki visi untuk meningkatkan keimanan para umat islam sehingga keduanya harus saling mendukung," katanya.

Ahmad Jamali menambahkan, dalam tataran aplikasi di lapangan Pemkab Indramayu membutuhkan para ulama untuk mensukseskan program-programnya. Begitupun sebaliknya, para ulama dalam menjalankan tugas kesehariannya perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. H. Supendi, M. Si. mengatakan, kegiatan sosialisasi dan koordinasi ini merupakan salah satu bentuk aktualisasi dari demokrasi, sebagai sarana untuk menggalang aspirasi, mempersatukan perbedaan,

"Mencari kata mufakat untuk mencari rahmat dan kemaslahatan dari AllahSWT lebih dalam lagi, kegiatan ini berfungsi untuk mempererat tali silaturrahmi di antara sesama anggota dan pengurus MUI dalam rangka memperkecil perbedaan dan memperbesar persamaan"katanya.

"Sesuai dengan prinsip MUI, yaitu mempersatukan umat, maka acara saat ini harus diwarnai oleh suasana persatuan tanpa membedakan asal golongan, asal partai dan asal aliran"katanya.

"MUI adalah wadah bersatunya umat islam dalam satu naungan tanpa membedakan perbedaan yang hendaknya dapat membawa persatuan umat ke arah perdamaian dan menghargai perbedaan serta bukan ke arah yang radikal dan pemaksaan kehendak,” ujarnya.

"Dalam memperjuangkan visi Indramayu Remaja, bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah semata, tetapi merupakan tugas kita semua, baik pemerintah daerah maupun masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, maka keberadaan pemerintah tidak memiliki kemampuan apa-apa," katanya.

"Dia berharap dalam memperjuangkan visi Indramayu Remaja, MUI dapat tampil di depan serta menjadi contoh dan pelopor bagi organisasi islam lainnya. Mudah-mudahan acara pada hari ini merupakan starting point bagi upaya MUI untuk lebih berperan dalam pembangunan menuju Indramayu Remaja," ujarnya, (ant/mad)